Detail Cantuman
Pencarian SpesifikPIAUD
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MERONCE BAHAN ALAM
Perkembangan kemampuan motorik halus merupakan perkembangan yang terkait dengan kemampuan pengorganisasian sekelompok otot-otot kecil yang harus dikembangkan sejak usia dini. Pentingnya pengembangan motorik halus bagi anak usia dini yaitu agar anak dapat mempelajari beberapa keterampilan yang bermanfaat untuk kegiatan sehari-hari, seperti menggosok gigi, memakai pakaian sendiri, makan dan minum sendiri dan tidak hanya itu, motorik halus sangat penting bagi akademik anak pada saat memasuki usia sekolah, seperti menulis, menggunting dan kegitan lain yang membutuhkan kecermatan koordinasi antara mata dengan tangan. Pembelajaran di RA Catur Cendikia pada kegiatan pengembangan kemampuan motorik halus anak cenderung belum berkembang. Hal ini terlihat dari perkembangan kemampuan motorik halus anak yang belum mampu memegang pensil dengan tiga jari, menempel sesuai dengan pola, melipat sesuai dengan pola, menggunting pola lurus maupun miring.rn Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A melalui kegiatan meronce bahan alam di RA Catur Cendikia. Model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model Kurt Lewin yang terrdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian berjumlah 11 anak yang terdiri dari 4 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi (ceklist). Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Peningkatan kemampuan motorik halus dikatakan berhasil apabila presentasi kemampuan motorik halus anak mencapai 80% (kriteria mengambil roncean dengan jari, memasukan dan memindahkan roncean tersebut ke tali, memasukan roncean sesuai dengan pola).rn Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kegiatan meronce menggunakan bahan alam dapat meningkatakan kemampuan motorik halus anak kelompok A RA Catur Cendikia. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kemampuan motorik halus anak, pada siklus I tindakan ke-1 nilai keseluruhan yaitu 57%, pada siklus I tindakan ke-2 meningkat menjadi 70%. Pada siklus II tindakan ke-1 nilai keseluruhan 79% dan pada siklus II tindakan ke-2 meningkat menjadi 89%.rn Berdasarkan hasil analisis diatas pada siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan meronce menggunakan bahan alam dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A di RA Catur Cendikia.rnKata kunci : motorik halus, meronce menggunakan bahan alamrn";TA00447_.jpg.jpg"
Ketersediaan
| TA00447 | 2022 TA00447 CUC m PIAUD | Tersedia |
Informasi Detail
| Judul Seri |
SKRIPSI
|
|---|---|
| No. Panggil |
2022 TA00447 CUC m PIAUD
|
| Penerbit | UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANDUNG : BANDUNG., 2022 |
| Deskripsi Fisik |
94 hlm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
1819031008
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subjek | |
| Info Detail Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






