Image of EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANALGESIK PADA rnPASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) DI rnRSAU DR. M. SALAMUN

FARMASI

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANALGESIK PADA rnPASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) DI rnRSAU DR. M. SALAMUN



Nyeri punggung bawah atau low back pain (LBP) merupakan salah satu gangguan rnmuskuloskeletal akibat dari ergonomi yang salah. Penyakit nyeri punggung bawah rndi dunia setiap tahunnya sangat bervariasi dengan angka mencapai 15-45%. rnPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil penggunaan obat analgesik untuk rnpasien low back pain serta kesesuaian pemberian obat analgesik berdasarkan rnketepatan indikasi, ketepatan dosis, dan interaksi obat analgesik pada pasien low rnback pain di RSAU dr. M. SALAMUN. Metodologi penelitian ini yaitu penelitianrnnon-eksperimental yang bersifat observasional meliputi penetapan kriteria pasien rndengan pengambilan data rekam medis secara retrospektif menggunakan metode rntotal sampling. Berdasarkan hasil dari penelitian, profil penggunaan obat rnberdasarkan jenis kelamin diperoleh hasil yaitu perempuan sebanyak 44 pasien rn(59%) dan laki-laki sebanyak 31 pasien (41%), sedangkan berdasarkan usia rndiperoleh kelompok usia 46-65 tahun (55%), > 65 tahun (20%), 26-45 tahun (16%) rndan 17-25 tahun (9%). Pada penggunaan obat secara monoterapi untuk golongan rnanalgesik non opioid (72%) dengan obat parasetamol (9%) dan natrium diklofenakrn(63%), golongan analgesik adjuvan (22%) dengan obat gabapentin (19%) dan rnamitriptilin (3%) dan golongan analgesik opioid (6%) dengan obat kodein (3%) danrnMST Continus (3%). Sedangkan terapi secara kombinasi terbanyak yaitu golongan rnanalgesik non opioid (OAINS) dan analgesik adjuvan dengan obat natrium rndiklofenak dan gabapentin (63%). Berdasarkan evaluasi, didapatkan hasilrnpenggunaan obat analgesik tepat indikasi 100%, tepat dosis obat 100%, dan rnterdapat interaksi obat yang perlu dilakukan monitoring pada pasien. Dapat rndisimpulkan bahwa penggunaan obat di RSAU dr. M. SALAMUN sudah cukup rnbaik, hanya saja perlu dilakukan monitoring pada penggunaan obat seperti rnkombinasi Obat Anti Inflamasi Non Steroid (Oains) dengan Obat Anti Inflamasi rnNon Steroid (Oains) pada pasien lansia.


Ketersediaan

TA002572022 TA00257 VIC e FarmasiTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan

Informasi Detail

Judul Seri
SKRIPSI
No. Panggil
2022 TA00257 VIC e Farmasi
Penerbit UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANDUNG : BANDUNG.,
Deskripsi Fisik
71 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya