Image of KONSTRUKSI REALITAS SOSIAL PEMBERITAAN PENANGANAN VIRUS CORONA PADA MEDIA ONLINE (Analisis Framing Pemberitaan Penanganan Virus Corona di Natuna pada Republika Online dan CNNIndonesia.com Periode 29 Januari - 16 Februari 2020)

ILMU KOMUNIKASI

KONSTRUKSI REALITAS SOSIAL PEMBERITAAN PENANGANAN VIRUS CORONA PADA MEDIA ONLINE (Analisis Framing Pemberitaan Penanganan Virus Corona di Natuna pada Republika Online dan CNNIndonesia.com Periode 29 Januari - 16 Februari 2020)



Indonesia melakukan evakuasi dan observasi terhadap para WNI dari Wuhan di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) terkait penyebaran Virus Corona di China. Mendengar pemberitaan tersebut warga Natuna merasa khawatir dan melakukan unjuk rasa. Jenis Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Berita yang dianalisis dalam penelitian ini ialah berita pada Republika Online dan CNNIndonesia.com dengan rentang periode 29 Januari - 16 Februari 2020. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruksionis dan teknik analisis framing Zongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Republika Online dalam melakukan framing menunjukan Pemerintah melakukan penanggulangan permasalahan kebijakan penetapan Natuna sebagai tempat Observasi WNI dari Wuhan, China sementara CNNIndonesia.com dalam framingnya lebih menunjukan fakta kekhawatiran/kecemasan yang dialami warga Natuna terkait pelaksanaan observasi WNI dari Wuhan di Natuna. Berdasarkan struktur Sintaksis, Republika Online menyusun fakta mengenai tidak adanya informasi/koordinasi mengenai karantina WNI Wuhan oleh pemerintah pusat kepada Pemkab dan Warga Natuna, sedangkan CNNIndonesia.com Warga menolak kebijakan penetapan Natuna sebagai tempat observasi WNI dari Wuhan, China. Pada unsur Skrip Republika Online mengisahkan fakta Warga Natuna Menolak karantina dan observasi WNI dari Wuhan karena merasa khawatir jika tertular Virus Corona sedangkan CNNIndonesia.com Pemerintah menjadi pelaku dalam permasalahan penetapan Natuna sebagai tempat observasi para WNI dari Wuhan. Berdasarkan Tematik Republika Online menulis fakta bahwa kekhawatiran warga Natuna disebabkan adanya misinformasi yang diterima dan perkembangan yang begitu cepat membuat informasi jadi terlambat disampaikan, sedangkan CNNIndonesia.com terdapat kesalahan dalam proses pelaksanaan kebijakan Observasi WNI dari Wuhan di Natuna. Berdasarkan Retoris Republika Online menekan fakta bahwa Pemerintah berupaya mengatasi kecemasan warga Natuna dengan fakta terkait pelaksanaan observasi dan karantina WNI Wuhan di Natuna dengan menunjukan bahwa pemerintah peduli dan baik kepada warga Natuna maupun WNI dari Wuhan sedangkan CNNIndonesia.com bahwa Kegagapan dan kurangnya "transparansi" menjadi faktor yang berada pada pemerintah pusat tekait kegagalan kebijakan penetapan Natuna sebagai tempat observasi para WNI dari Wuhan di Natuna.Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran kepada khalayak bahwa media online memiliki perbedaan makna dalam penyampaian berita meskipun memiliki isu yang sama. Bagi akademis yang akan melakukan penelitian analisis framing tentang media massa, baik media manapun, peneliti menyarankan untuk memperdalam pembahasan atau konteks yang akan diteliti karena akan mempengaruhi hasil dari penelitian. Selanjutnya dapat menggunakan peristiwa lain untuk melakukan pembingkaian media massa seperti politik, kriminal dan terorisme""


Ketersediaan

TA000042021 TA00004 FIR k IlmuKomunikasiTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
2021 TA00004 FIR k IlmuKomunikasi
Penerbit UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANDUNG : BANDUNG.,
Deskripsi Fisik
184 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya